div style="position: fixed; bottom: 0px; left: 10px;width:180px;height:280px;">
My Widget

Senin, 09 Januari 2017

Perbaikan Koneksi Jaringan


Perbaikan  Koneksi Jaringan

Langkah – langkah Perbaikan Koneksi Jaringan 

        Perbaikan konektivitas merupakan tindakan untuk menghubungkan komputer client dengan jaringan komputer.
Tindakan perbaikan konektivitas jaringan melalui beberapa tahap :  pemasangan kartu jaringan ( LAN card ) pada mobo, pemasangan pada konektor dan pemasangan konektor pada sistem jaringan

Pemasangan Kartu Jaringan ( LAN Card ) pada motherboard



Pengertian dan Fungsi LAN Card.

LAN Card ini di ibaratkan seperti gerbang menuju jaringan komputer. Semua Jenis Aktifitas mengenai jaringan seperti internet , menghubungkan komputer bersama sama , dan jaringan printer memerlukan LAN Card . Saat ini perangkat perangkat banyak yang telah mempergunakan atau memakai LAN Card, seperti TV , Ponsel , VOIP Desk , dan bahkan lemari es pun ada yang memakai LAN Card. LAN Card ini ialah sebuah perangkat keras yang dapat ditambah kedalam komputer.

Fungsi LAN Card
LAN card ini berfungsi untuk menciptakan sebuah koneksi fisik ke sebuah jaringan, LAN Card ini membuka gerbang ke jaringan komputer . LAN card ini dihubungkan dengan kabel UTP dengan menggunakan connector RJ 45. Interface ini didefinisi dengan sangat baik didalam dokumentasi teknis , kabel jaringan yang standar sesuai dengan kartu LAN paling standar.
Fungsilainnya adalah menyediakan data link. didalam jaringan komputer ada OSI atau model teoritis dalam jaringan komputer. OSI ini memiliki 7 lapisan yang dimana setiap lapisannya dapat memungkinkan untuk lapisan lain menjadi       mandiri. mengupgrade ataupun mengubah salah satu lapisan , tidak akan berpengaruh oada lapisan yang lain. ini diartikan bahwa apabila plugin berubah untuk semua LAN Card, maka unsur unsur yang lain tidak harus diubah.

Cara Memasang LAN Card

berikut adalah cara – cara  memasang sebuah LAN Card.

1. Buka cashing , lalu buka penutup badan cashing dan lepaskan dari rangkaiannya
2. Anda harus menyesuaikan Jenis LAN Card dengan slot pada motherboard.
3. Pasang LAN card pada PCI Slot . Lalu Tekan Lancard sampai menyentuk dasar slot.
4 Lalu terahir anda Pasang Baut Untuk Mengencangkan LAN Card . dan jangan lupa tutup kembali cashing nya.

Pemasangan Kabel Pada Konektor

Pengertian Konektor BNC
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhh........

Dalam post kali ini saya akan memberikan informasi seputar Konektor BNC...

A. Pengertian Konektor BNC




Konektor BNC (Bayonet Neill–Concelman) adalah jenis umum RF yang digunakan untuk konektor kabel coaxial. Konektor ini biasa digunakan dalam kabel coaxial untuk televisi, radio, komputer pada topologi tertentu. Konektor BNC ini juga biasanya disebut dengan konektor audio/video.

Konektor yang sangat umum adalah jenis RF Konektor digunakan untuk terminating coaxial cable

Penggunaan Konektor BNC yang digunakan untuk koneksi sinyal RF, untuk analog dan Serial Digital Interface sinyal video, antena sambungan radio amatir, elektronik penerbangan (avionics) dan berbagai jenis peralatan elektronik ujian.
Konektor BNC adalah alternatif dari Konektor RCA komposit bila digunakan untuk video pada perangkat video komersial, walaupun banyak konsumen elektronik dengan perangkat RCA jacks dapat digunakan dengan BNC hanya peralatan komersial video melalui adaptor sederhana. Konektor BNC yang umum digunakan pada 10base2 tipis jaringan Ethernet, baik pada kabel interconnections dan kartu jaringan, meskipun ada sebagian besar telah diganti dengan yang baru, kabel perangkat Ethernet tidak menggunakan coaxial cable. Beberapa jaringan ARCNET menggunakan BNC-terminated coax.

B. Fungsi Konektor BNC


Gambar Konektor T - BNC

Fungsi konektor BNC antara lain : 
1. Menghubungkan antar kabel
2. Menghubungkan kabel dengan perangkat jaringan lain
3. Menghubungkan kabel ke T Konektor
4. Konektor BNC digunakan untuk koneksi sinyal seperti:
Analog dan digital interface serial sinyal video
Amatir radio antena
Penerbangan elektronik ( avionik )
Peralatan uji 

Cara pemasangan kabel konektor BNC

1. Buang bagian luar kabel dengan menggunakan gunting atau cutter, panjang kurang lebih 1 cm. Sedikit berhati-hati agar tidak memotong kawat serabut dibagian dalamnya.
2. Kawat serabut ditekuk kebelakang, dan buang juga selongsong bagian dalam sehingga kawat tunggal yg didalam dapat terlihat.
3. Pasang f konektor terlebih dahulu dgn memutarnya searah jarum jam, sehingga kawat serabut dapat tertutup.
4. Pasang Konektor BNC/RCA.




Cara memasang konektor RJ-45 pada kabel UTP

Terdapat 2 jenis pemasangan :
1. Jenis lurus / straigh
2. Jenis silang / cross
1. Jenis lurus /straigh
biasa digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub / switch hub
Urutan pemasangan :
Standar A :
Ujuang A Ujung B
1. Hijau Putih
2. Hijau
3. Orange Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Orange
7. Coklat Putih
8. Coklat 1. Hijau Putih
2. Hijau
3. Orange Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Orange
7. Coklat Putih
8. Coklat
Standar B :
Ujuang A Ujung B
1. Orange Putih
2. Orange
3. Hijau Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Hijau
7. Coklat Putih
8. Coklat 1. Orange Putih
2. Orange
3. Hijau Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Hijau
7. Coklat Putih
8. Coklat

2.
Jenis silang / cross
khusus untuk menghubungkan dua komputer secara langsung tanpa melalui hub / switch hub. Untuk saat ini tipe cross sudah bisa digunakan untuk menghubungkan komputer dengan hub. Hub terbaru sudah memiliki fitur auto sense sehingga bisa mendeteksi tipe kabel yang terpasang.
Urutan pemasangan :
Salah satu ujung dipasang dengan Standar A dan ujung yang lain dipasang dengan standar B, maka akan menjadi kabel cross
Ujuang A Ujung B
1. Hijau Putih
2. Hijau
3. Orange Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Orange
7. Coklat Putih
8. Coklat 1. Orange Putih
2. Orange
3. Hijau Putih
4. Biru
5. Biru Putih
6. Hijau
7. Coklat Putih
8. Coklat

urutan pin dimulai no.1 paling kiri dengan posisi lubang pada konektor RJ-45 menghadap ke kita dan kunci pengait terletak di sisi bawah


Pemasangan Konektor pada Sistem Jaringan

pemasangan konektor pada jaringan
Pemasangan Konektor pada sistem Jaringan
a) Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan
topologi Bus
Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan
topologi Bus yang menggunakan T-Connector dengan terminator 50
ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang
kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
Gambaran pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada
Jaringan dengan topologi Bus adalah sebagai berikut:
Network Adapter
(Inside Computer)
Network Adapter
(Inside Computer)
RECIVE
TRANSMITER
RECIVE
TRANSMITER
25
Gambar 17. Gambaran Pemasangan Kabel Coaxial dengan
Konektor BNC pada Jaringan dengan Topologi Bus
Keterangan Gambar:
1. Komputer Server
2. Terminator yang mempunyai nilai tahanan 50 ohm.
Merupakan tanda ujung dari sebuah jaringan dengan
topologi Bus. Apabila ingin mengembangkan jaringan
dengan membuka terminator, menyambungkan ke
komputer lain dan pada ujungnya harus ditutup kembaii
dengan terminator tersebut.
3. Kartu jaringan (LAN Card) yang ada pada setiap komputer
untuk dapat mengakses sistem jaringan tersebut.
4. Kabel Coaxial dengan ujung-ujungnya telah terhubungkan
dengan konektor BNC.
5. T BNC yang dikoneksikan ke kartu jaringan (LAN Card)
sedangkan 2 conektor lain dihubungkan ke terminator
apabila merupakan ujung jaringan ataupun kabel Coaxial
dengan conektor BNC untuk menyambungkan ke komputer
yang lainnya.
6. Laptop yang terhubung pada sistem jaringan yang
merupakan salah satu client.
7. Computer Desktop atau PC yang terhubung pada sistem
jaringan yang merupakan salah satu client.

b) Pemasangan Kabel UTP dengan Konektor RJ 45 pada Jaringan dengan
Topologi Star
Pemasangan Kabel UTP dengan konektor RJ 45 pada Topologi Star
adalah setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor.
Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.
Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena
memudahankan untuk menambah, megurangi atau mendeteksi
kerusakan jaringan yang ada.
Gambaran pemasangan kabel UTP dengan konektor RJ 45 pada
Topologi Star adalah sebagai berikut:
Gambar 18. Gambaran Pemasangan Kabel UTP dengan
Konektor RJ 45 pada Jaringan dengan Topologi Star

Keterangan Gambar:

1. Server

2. Kartu jaringan (LAN Card) yang ada pada setiap komputer
untuk dapat mengakses sistem jaringan tersebut. Yang
terhubung antara komputer ke Hub/Swich.

3. Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data
bagi kartu jaringan (Network Card).

4. Konektor RJ 45 untuk menghubungkan antara Kabel UTP
dengan Kartu Jaringan (LAN Card) dan Hub/switch.

5. Computer Desktop atau PC yang terhubung pada sistem
jaringan yang merupakan salah satu client

6. Laptop yang terhubung pada sistem jaringan yang
merupakan salah satu client.

7. Kabel UTP Sebagai media penghubung dalam sistem
Jaringan dengan Topologi Star


4)  Seting konfigurasi (penginstalan driver kartu jaringan, pemilihan
Protocol, Pengisian IP Address, subnet mask dan workgroup.
Apabila secara hardware semua telah terpasang dengan baik maka
langkah selanjutnya adalah konfigurasi secara software yang dapat
dilakukan dengan cara:

a) Penginstallan Driver Kartu Jaringan (LAN Card)
Penginstalan driver dilakukan apabila kartu jaringan belum terdeteksi
dikarenakan tidak suport Plug and Play (PnP). Hal ini disebabkan karena
driver dari sistem operasi (98/Me) yang digunakan tidak ada sehingga
memerlukan driver bawaan dari kartu jaringan tersebut. Cara yang
dapat dilakukan adalah dengan cara:
Klik start pada >> setting >> Control Panel



Instalasi Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI dan text

Modul
1

Instalasi Sistem Operasi Jaringan
Berbasis GUI dan text

  Ø      Konsep dasar operasi jaringan berbasis GUI
Sistem operasi pada umumnya merupakan pengontrol dan pengelola segala kinerja dan sumber daya yang ada pada komputer. Dan juga berfungsi sebagai penghubung perangkat keras dengan perangkat lunak yang terdapat pada komputer. Sistem operasi sudah ada berbagai layanan seperti web,FTP,DNS, dsb sehingga memudahkan pengguna.
1.       Pengertian sistem operasi berbasis GUI


        a.      Komputer server merupakan komputer yang menyedikan fasilitas bagi komputer – komputer lainnya pada jaringan.
        b.      Komputer cliet merupakan komputer yng menerima dan menggunakan fasilitas server.

2.    Cara mengistal sistem operasi

a.    Menginstalasi  sistem operasi jaringan dengan mode text


Instalasi sistem operasi jaringan mode teks ini merupakan mode instalasi yang lebih banyak menggunakan keyboard dalam pengoperasiannya. Debian dan Ubuntu Server merupakan salah satu contoh sistem operasi jaringan yang proses intalasinya menggunakan mode teks ini.

Sebagaimana telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya bahwa ada persyaratan minimal yang harus dipenuhi sebelum instalasi. Pastikan semua persyaratan yang diperlukan oleh sistem ini telah terpenuhi. Berikut ini merupakan poin-poin kegiatan dalam instalasi Debian dalam mode teks.

b.       Sistem operasi Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga memudahkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer. Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan. Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menarik dibandingkan dengan mode Grafis (GUI).Metode instalasi sistem operasi berbasis GUI, mempunyai tampilan grafis yang lebih menarik dan memudahkan dalam proses instalasi sehingga sering dipilih oleh pemakai sistem operasi. Dengan perkembangan hardware komputer yang semakin baik menjadikan faktor kecepatan tidak menjadi kendala dalam proses instalasi. Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1, Win 9x, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT), Unix, San Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.